Layanan bawah air merupakan inti dari pelaksanaan inspeksi UWILD. Layanan ini melibatkan berbagai aktivitas yang dilakukan di bawah permukaan air untuk mengevaluasi kondisi kapal.
Jenis-jenis Layanan Bawah Air dalam UWILD
1. Inspeksi Visual :
- Penyelaman langsung: Penyelam profesional akan melakukan inspeksi secara visual terhadap bagian bawah kapal, termasuk lambung, propeler, rudder, dan struktur lainnya. Mereka akan dilengkapi dengan peralatan penerangan bawah air dan kamera untuk mendokumentasikan kondisi yang ditemukan.
- Inspeksi menggunakan ROV: Remotely Operated Vehicle (ROV) adalah kendaraan bawah air tanpa awak yang dilengkapi kamera dan sensor. ROV dapat digunakan untuk mencapai area yang sulit dijangkau oleh penyelam, seperti ruang mesin atau bagian bawah lambung yang sempit.
2. Pengukuran :
- Pengukuran ketebalan: Menggunakan ultrasonic thickness gauge, penyelam atau ROV dapat mengukur ketebalan pelat baja lambung kapal untuk mengetahui tingkat korosi.
- Pengukuran geometri: Pengukuran dimensi dan bentuk komponen bawah air, seperti propeler dan rudder, untuk memastikan tidak ada deformasi atau kerusakan.
3. Pengambilan Sampel :
- Pengambilan sampel cat: Untuk menganalisis kondisi cat anti-fouling dan menentukan apakah perlu dilakukan perbaikan atau penggantian.
- Pengambilan sampel material: Untuk mengidentifikasi jenis material dan kondisi material pada bagian-bagian tertentu dari kapal.
4. Pembersihan :
- Pembersihan biofouling: Penghilangan organisme laut yang menempel pada lambung kapal (biofouling) untuk meningkatkan efisiensi propulsi dan mengurangi hambatan.
- Pembersihan kotoran: Penghilangan kotoran dan endapan lainnya yang menempel pada bagian bawah kapal.
Teknologi yang Digunakan dalam Layanan Bawah Air
- ROV (Remotely Operated Vehicle): Kendaraan bawah air tanpa awak yang dilengkapi dengan berbagai sensor dan kamera untuk melakukan inspeksi, pengukuran, dan manipulasi objek di bawah air.
- Ultrasonic Thickness Gauge: Alat untuk mengukur ketebalan material secara non-destruktif.
- Magnetic Particle Inspection (MPI): Metode untuk mendeteksi retakan pada permukaan logam.
- Dye Penetrant Inspection (DPI): Metode untuk mendeteksi retakan permukaan yang sangat kecil.
- Kamera bawah air: Digunakan untuk merekam kondisi bawah air dan mengambil gambar sebagai bukti.
- Peralatan penerangan: Lampu bawah air yang kuat diperlukan untuk menerangi area yang gelap.
- Peralatan komunikasi: Untuk menjaga komunikasi antara penyelam dan tim di permukaan.
Kualifikasi dan Sertifikasi Teknisi Penyelam
Teknisi penyelam yang terlibat dalam layanan bawah air harus memiliki kualifikasi dan sertifikasi yang sesuai. Beberapa kualifikasi yang umum diperlukan antara lain:
- Sertifikat penyelaman profesional: Misalnya, sertifikat dari organisasi penyelaman seperti PADI, NAUI, atau CMAS.
- Spesialisasi dalam penyelaman industri: Penyelam harus memiliki pelatihan khusus untuk melakukan pekerjaan di lingkungan industri, seperti penyelaman di perairan terbatas atau penyelaman dalam.
- Keahlian dalam penggunaan peralatan inspeksi: Penyelam harus terlatih dalam penggunaan berbagai peralatan inspeksi, seperti ROV, ultrasonic thickness gauge, dan kamera bawah air.
- Kesehatan dan kebugaran fisik yang baik: Penyelaman adalah aktivitas yang menuntut fisik dan mental, sehingga penyelam harus memiliki kondisi kesehatan yang prima.
Kesimpulan
Layanan bawah air merupakan komponen penting dalam pelaksanaan UWILD. Dengan menggunakan teknologi yang tepat dan tenaga kerja yang terlatih, inspeksi bawah air dapat dilakukan secara efisien dan akurat. Hal ini sangat penting untuk menjaga keselamatan dan keandalan operasional kapal.



